Aset Gratis Dalam Diri Yang Harus Diperhatikan, by Nugroho Dwi Santoso

Aset Gratis Dalam Diri Yang Harus Diperhatikan – Part 1

Ada hal yang kita bangun dari sejak dini, karena sejatinya kita telah mempunyai modal dan dasar untuk menumbuhkembangkan serta menjaga asset berharga ini. Reputasi atau citra merupakan sebuah a picture of mind,gambaran dari sesuatu yang ada di dalam benak seseorang ketika kita mengingat atau melihat oramg tersebut seperti first impression atau sebuah gambaran umum pertama yang menempel di benak kita. Tentunya bisa berupa hal positif dan negative, bisa bergerak dinamis dan bergantung pada pribadi yang mengolahnya dalam suatu keadaan. Pada dasarnya reputasi lebih diartikan sebagai sebuah gambaran pada diri seseorang yang biasanya mengandung nama baik atau buruk seseorang, perusahaan, merek, brand, dan hal identitas lainnya.

Bill Canton mengatakan bahwa citra adalah kesan, perasaan, gambaran dari publik terhadap perusahaan; kesan yang dengan sengaja diciptakan dari suatu objek, orang atau organisasi.

Menurut Philip Henslowe, citra adalah kesan yang diperoleh dari tingkat pengetahuan dan pengertian terhadap fakta (tentang orang-orang, produk atau situasi).

Kemudian Rhenald Kasali juga mendefinisikan citra sebagai kesan yang timbul karena pemahaman akan suatu kenyataan. Pemahaman itu sendiri timbul karena adanya informasi.

Terdapat beberapa jenis reputasi atau citra menurut Frank Jefkins yaitu:

  1. Wish Image merupakan sebuah Citra yang diharapkan, citra yang diinginkan oleh pihak pemilik identitas baik perusahaan, merk, brand, individu. Citra ini dibangun dan direncanakan sedemikian hingga sejak sebelum ditampilkan dikhalayak umum. Sehingga membuat hal benar-benar baru di mata mereka ketika melihat untuk pertama kalinya dengan harapan hasil dari tujuan perencanaan citra sebelumnya.
  2. Current Image merupakan sebuah citra yang berlaku, terdapat pandangan yang dianut oleh pihak-pihak luar mengenai pemilik identitas baik perusahaan, merk, brand, individu . Citra ini sepenuhnya seberapa banyak pemilik identitas menyebarluaskan dan seberapa banyak khalayak memperoleh informasi.
  3. Multiple Image dalam hal ini bisa diartikan citra jamak atau beragam, terdapat sebuah gambaran yang bermacam-macam dari publiknya terhadap organisasi atau identitas tertentu, dan sebaiknya hal ini dihindari agar citra kita dapat disentralisasi sehingga public dapat melihat jelas citra sebuah identitas.
  4. Corporate Image dalam hal ini citra perusahaan secara global atau mendetail, sehingga bukan sekadar citra atas produk dan pelayanannya.
  5. Mirror Image bisa diartikan sebuah citra bayangan, dimana dapat melekat pada orang dalam perusahaan tersebut, bisa sebuah citra dari pemimpinnya atau hal-hal isu dari luar pemilik identitas tersebut.

Dalam hal ini aset dalam diri kita harus senantiasa diperhatikan, digali, ditumbuhkembangkan serta dijaga. Sehingga kita mendapat benefit dari aset yang diberikan secara gratis ini untuk mengaktualisasi diri lebih jauh dan lebih baik lagi. 

 

Yuk Simak artikel Part 2 tentang Aset Gratis Dalam Diri Kita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *